LAPORAN HASIL OBSERVASI

LAPORAN HASIL OBSERVASI

1. Pengertian Laporan Hasil Observasi

Laporan hasil observasi adalah teks yang berisi penjelasan sistematis tentang suatu objek, peristiwa, tempat, atau fenomena berdasarkan pengamatan langsung.
Tujuan utamanya adalah memberikan informasi faktual kepada pembaca secara objektif.


2. Tujuan Laporan Hasil Observasi

  1. Menyampaikan informasi faktual berdasarkan pengamatan.

  2. Menjelaskan ciri-ciri atau karakteristik objek.

  3. Mengklasifikasikan suatu fenomena secara teratur.

  4. Membantu pembaca memahami objek secara menyeluruh.


3. Ciri-Ciri Laporan Hasil Observasi

  • Bersifat objektif, tidak memihak.

  • Faktual, berdasarkan data nyata.

  • Disusun lengkap dan sistematis.

  • Menggunakan bahasa baku dan jelas.

  • Menjelaskan klasifikasi, bagian, fungsi, atau karakteristik objek.


4. Struktur Laporan Hasil Observasi

a. Pernyataan Umum (Klasifikasi)

Berisi pengertian atau gambaran umum tentang objek yang diamati.

b. Deskripsi Bagian

Berisi penjelasan rinci mengenai aspek-aspek objek, misalnya:

  • ciri-ciri

  • bagian-bagian

  • perilaku

  • fungsi

c. Deskripsi Manfaat (Opsional)

Menjelaskan manfaat dari objek yang diobservasi.


5. Kaidah Kebahasaan Laporan Hasil Observasi

  1. Menggunakan istilah ilmiah
    Contoh: herbivora, ekosistem, filtrasi.

  2. Menggunakan kalimat definisi dan deskripsi

    • Definisi: "Sampah organik adalah…"

    • Deskripsi: "Sampah organik memiliki ciri…"

  3. Bahasa baku
    Menghindari kata tidak baku, seperti nggak, gimana.

  4. Kalimat objektif, tidak menilai
    Bukan: “Sampah ini sangat menjijikkan.”
    Tetapi: “Sampah organik berasal dari sisa makhluk hidup.”


6. Langkah-Langkah Menyusun Laporan Observasi

  1. Menentukan objek yang akan diamati.

  2. Melakukan observasi langsung atau melalui sumber terpercaya.

  3. Mencatat data penting dan temuan.

  4. Mengelompokkan data menjadi bagian-bagian.

  5. Menulis teks dengan struktur:

    • pernyataan umum

    • deskripsi bagian

    • kesimpulan/manfaat (opsional)

  6. Menggunakan bahasa baku dan objektif.

  7. Melakukan revisi agar lebih sistematis.


7. Contoh Laporan Hasil Observasi

Judul: Kebersihan Lingkungan Sekolah

Pernyataan Umum

Lingkungan sekolah adalah area yang mencakup seluruh fasilitas yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Lingkungan sekolah yang bersih dapat meningkatkan kenyamanan dan kesehatan warga sekolah.

Deskripsi Bagian

Lingkungan sekolah SMK Muhammadiyah Suruh terdiri atas ruang kelas, halaman, toilet, perpustakaan, dan ruang laboratorium.
Ruang kelas umumnya dalam kondisi bersih karena terdapat jadwal piket harian. Halaman sekolah cukup luas dan ditanami berbagai tanaman hias sehingga memberi kesan sejuk. Namun, toilet sekolah perlu perhatian lebih karena sering terjadi penumpukan sampah tisu.

Perpustakaan tertata rapi dengan rak buku yang terkelola baik. Ruang laboratorium juga terawat, namun beberapa meja praktikum mengalami kerusakan kecil.

Deskripsi Manfaat

Lingkungan sekolah yang bersih mendukung proses pembelajaran, menjaga kesehatan siswa, dan menciptakan suasana belajar yang nyaman.


8. Contoh Soal

Bacalah teks berikut, lalu jawab pertanyaannya!

Lingkungan kelas X TKJ memiliki kondisi yang cukup bersih. Terdapat tempat sampah di sudut ruangan, jadwal piket tertempel rapi, dan ventilasi udara yang memadai. Namun, beberapa meja masih dipenuhi coretan siswa.

Pertanyaan:
Pesan penting apa yang dapat disimpulkan dari hasil observasi tersebut?

Jawaban:
Pentingnya menjaga kebersihan kelas dan kedisiplinan siswa dalam merawat fasilitas belajar.


9. Kunci Kualitas Laporan Observasi yang Baik

  • Data akurat.

  • Tidak ada opini pribadi.

  • Bahasa baku dan jelas.

  • Struktur runtut.

  • Fokus pada objek, bukan penilaian.


5W1H

1. What (Apa)

Menggambarkan apa yang diamati atau apa yang terjadi.
Contoh: Apa objek observasinya? Apa yang ditemukan?

2. Who (Siapa)

Menjelaskan siapa yang terlibat dalam peristiwa atau objek.
Contoh: Siapa yang menjadi pelaku, pengamat, atau yang terkena dampak?

3. Where (Di mana)

Memberikan informasi tentang lokasi pengamatan.
Contoh: Observasi dilakukan di mana?

4. When (Kapan)

Menjelaskan waktu kejadian atau waktu dilakukannya observasi.
Contoh: Kapan pengamatan dilakukan? Kapan fenomena terjadi?

5. Why (Mengapa)

Menjelaskan alasan atau penyebab situasi atau peristiwa.
Contoh: Mengapa fenomena tersebut terjadi?

6. How (Bagaimana)

Menjelaskan cara atau proses terjadinya sesuatu.
Contoh: Bagaimana kondisi ditemukan? Bagaimana proses pengamatan dilakukan?


Peran 5W1H dalam Laporan Hasil Observasi

Metode 5W1H sangat membantu agar laporan:

  • lengkap

  • runtut

  • faktual

  • mudah dipahami

  • tidak meninggalkan informasi penting



Komentar

Postingan populer dari blog ini

kisi kisi asesmen kelas 12

KISI KISI ASESMEN KELAS 10